Tuesday, February 24, 2015

Momento memory 05

Paranoia delusive impresion kerap kali menghantui pikiranku, takut akan tempat-tempat yang menurut pikiran ku rawan, rawan akan hal-hal negatif, rawan akan hal-hal tidak aku pahami yang dimana aku tidak ingin berkecimpung dalam hal-hal tersebut. Suatu ketika terjadi arus deras memori dalam kepalaku yang tiba-tiba muncul dimana ilusi kejadian-kejadian masa lalu yang pernah aku alami menjadi teringat, dimana kejadian-kejadian tersebut susah aku tolak mentah-mentah dan arus deras memori yang tida-tiba muncul tersebut seakan muncul begitu saja pada pikiranku....membuatku stress, takut dan depresi yang kambuh tiba-tiba

Hal paling gila selama aku sakit yang pernah hampir aku perbuat adalah percobaan bunuh diri, ini benar-benar diluar akal sehatku karena beban pikiran yang aku terima begitu terasa berat. Dan kini aku sadari hal tersebut hanyalah salah satu sikap yang sangat konyol dan tidak rasional jika aku lakukan, Sering kali aku pasrah atas kondisiku. Aku memiliki dua orang adik dan ibu yang sangat mengkhawatirkan aku dan sudah seyogyanya aku lebih mengkhawatirkan kondisiku juga agar tidak berimbas pada performa kehidupan mereka. Aku menyayangi kaluargaku dan aku menyayangi apa yang aku lakukan yang membuat aku terlupa oleh beban penyakit yang aku derita. Tidak...tidak aku tidak menyalahkan Tuhan, karena bagiku ini tidak ada hubungannya dengan Tuhan, ini hanyalah aku pribadi, sebagai manusia pribadi yang sedang sakit. Dan putus asa tidak ada dalam kamusku, tidak akan pernah.....

Walau menjomblo huhuhuhu aku tidak kesepian aku memiliki seekor kucing anggora kecil manis sebagai teman mainku setiap saat, namanya SHADOW karena warnanya hitam pekat. Umurnya 3 bulan aku beli dari pet shop dekat tempat tinggalku. Baru kali ini aku memelihara kucing walau sudah lama aku ingin memelihara kucing ras seperti shadow (ras Anggora)